Pages

Kamis, 29 Desember 2011

Greenku Sayang, Greenku Malang

Green begitulah nama panggilan yang aku berikan untuk dia. pertama aku mengenal green, aku begitu bahagia karena dia teman yag banyak membantu, bahkan dia sudah menjadi bagian dari diriku. aku merasa begitu nyaman dan tenang bila green selalu bersamaku..

Green selalu ada untukku, disaat malam dia menerangiku, bahkan bagaikan petugas post yang selalu bersedia mengantarkan pesan-pesan cintaku untuk mereka yang sekarang sudah tidak lagi bersamaku (Mantan)...

Seiring  berjalannya waktu, aku dan green emakin dekat bahkan kemana-manapun aku pergi selalu bersama green, termasuk ke kamar mandi kami selalu berdua. Banyak hal yang telah aku dan green lakukan, bahkan hampir setiap malam aku dan green tidur bersama...

Satu tahun sudah aku menghabiskan waktu bersama green, rasa sayangku begitu besar kepada green. Aku tidak peduli apakata orang tentang green. Meskipun terkadang orang-orang bilang green itu, "Jelak, Gak Gaul, Murahan", tapi bagiku green teman yang asyik di ajak kemana-mana tidak seperti "MEREKA" yang hanya bermodal cantik tapi menakutkan. Meskipun sering kali kata-kata itu terdengar olehku, tapi aku tanggapi dengan santai dan bahkan aku tidak peduli, setidaknya green sudah lama menemaniku tentu aku tau siapa green. Banyak cerita yang telah green tolehkan dalam hari-hariku. Green tidak pernah cemburu ataupun marah meskipun aku punya yang baru. Tidak seperti "MEREKA"?.

Hampir dua tahun Aku dan Green hidup bersama, hari-hari kami mulai sering terjadi konflik. Hal itu dikarenakan Aku sudah memiliki sesuatu yang baru. Tapi Green tetap sabar meskipun sering kali Aku tinggalkan seorang diri di ruang yang gelap, green benar-benar penyamar. Rasa Kesalku kepada "MEREKA" terkadang Aku lampiaskan kepada Green, entah berapa banyak sayatan yang telah membekas di Green. Pukulan demi Pukulan sering kali diterima green..

selain aku pukul green juga terkadang aku banting... Jeeeeggggeeer...jegggeeer (baca sambil membanting gelas biar seru) suara green saat aku banting ke lantai rumahku..

Tapi green hanya diam, tidak pernah setetespun air matanya keluar. Bahkan disaat akal sehatku mulai hilang Green rela membagi kasihnya kepada siapa saja.  Aku baru sadar betapa besar pengorbanan yang telah green berikan kepadaku selama ini..

Aku benar-benar merasa kehilang, bahkan rasa kehilanganku ini melebihi rasa kehilanganku saat aku ditinggalakan "MEREKA"?. Aku pergi kesana-kemari bahkan sambil teriak-triak..

Greeeeeen......

    Greeeeeeennn......

          Greeeeeeen dimana Kamu.>>>>>>

Tapi tetap saja green pergi dan aku gak pernah tau apakah Green akan kembali lagi.....

Ini semua salahku yang tidak pernah menjaga green dengan segenap jiwa dan ragaku, aku merasa berdosa telah menyia-nyiakan green...

Tapi Aku tida bisa berbuat apa-apa, kerena semua ini sudah terjadi, andai aku bisa memutar kembali waktu aku ingin green selalu ada disampingku.. setidaknya bisa menjadi disaat "Battre" BLACKBERRYku "Low, disaat signal susah, GREEN bisa menjadi HP CADANGANku, untuk membuat aku selalu bisa Komunikasi dengan teman-temanku. Bahkan kalau malam Green bisa menjadi penerang kamarku disaat lampu padam..

Selamat jalan Green (My Handphone)




Hendy sayang Green.....





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayam Terkenal